emeng_bali

Ikon

Just another WordPress.com weblog

Presiden tunggu laporan tertulis Satgas hari ini




Pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono bahwa Presiden sudah tujuh tahun tidak naik gaji menurut Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Linkar Indonesia untuk Indonesia (LInK) hanyalah bagian trik lama pencitraan SBY.

Menurut Direktur LInK, Aan Ansori, trik itu dilakukan untuk menciptakan pencintraan seolah-olah dirinya terzalimi. “Sayangnya trik itu tidak cukup manjur untuk saat ini,” katanya kepada okezone, Selasa (25/01/2011).

Bedanya, jika dulu trik itu cukup efektif untuk mengatrol popularitasnya pada pilpres 2004. Namun, saat ini strategi itu justru blunder. Seperti yang diungkapkan Staf Khusus Presiden Daniel Sparingga, SBY tidak pandai beretorika. Bahkan yang paling memalukan SBY disebut-sebut bermental karyawan bukan sebagai seorang negarawan.

Saat ini publik tidak lagi bersimpati, karena kerja-kerja kabinetnya dianggap belum mampu memenuhi ekspektasi publik. Terutama, dalam pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. SBY terlihat sangat tidak berdaya menghadapi ‘pembangkangan’ Mabes Polri terkait kasus-kasus besar seperti Gayus dan mafia hukum.

“SBY juga tersandera oleh lawan-lawan politiknya di Senanyan. Pendek kata, proses pemerintahan yang sesungguhya tidak berjalan di republik ini,” ujar Aan yang juga Ketua Lembaga Bantuan Hukum Nahdatul Ulama (LBH-NU).

Kordinator Jaringan Islam Anti Diskriminasi (JIAD) Jatim mengatakan, SBY bisa menyelamatkan bangsa ini dengan cara melakukan apa yang ia janjikan ke publik bebearpa tahun lalu terpenuhi. Yakni memberantas korupsi, salah satunya adalah dengan cara mengganti Kapolri dan Jaksa Agung yang benar-benar berani menggantung anak buahnya yang tersangkut kasus mafia pajak dan Bank Century

Memperingati Hari Antikorupsi, seseorang yang memiliki wajah mirip Gayus mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi. Dengan menggunakan kacamata, wig, dan jaket, seseorang itu berdandan sangat mirip dengan Gayus.

Di tengah semarak perayaan Hari Antikorupsi, Gayus ‘aspal’ itu membuat kaget para peliput yang hadir. Tak tanggung-tanggung, ia tak malu-malu melebur bersama para peliput sambil terus memegangi raket tenis dan mengumbar senyum.

Pembawa acara Hari Antikorupsi Sedunia di KPK pun berceloteh, “Loh? Gayus? Saya kira kamu di Bali nonton tenisnya? ternyata malah ke KPK,” ucapnya, Kamis (9/12/2010), sembari menahan tawa.

Merasa dipanggil, Gayus gadungan ini tiba-tiba menaiki panggung sambil memamerkan uang jutaan rupiah yang sedang ia genggam. Tanpa berkata-kata, ‘Gayus’ menebarkan uang miliknya ke arah penonton yang berkerumun di bawah panggung.

Sontak aksi ‘Gayus’ pun membuat banyak penonton tertawa. Selain gaya yang sangat mirip, garis muka Gayus gadungan ini pun tampak serupa dengan Gayus asli yang kini mendekam di Rutan Cipinang kelas 1 tersebut. “Ini sih keterlaluan miripnya,” celetuk seorang peliput.

Selain beraksi di panggung, Gayus gadungan lainnya juga beraksi di luar pelataran KPK, tepatnya di Jalan HR Rasuna Said. Namun, kali ini ‘Gayus’ beraksi di dalam sel buatan di atas mobil pikap. Dengan menggunakan topeng berwajah Gayus dan papan nama bertuliskan “Gayus Tambunan, Mafia Pajak”, Gayus gadungan ini tampak bersuka ria di balik sel.

Adapun hari ini, KPK bersama sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) memperingati Hari Antikorupsi Sedunia tahun 2010 yang jatuh hari ini di pelataran KPK, Jakarta. Sejumlah atraksi dipersiapkan, mulai dari barongsai, aksi Gayus gadungan, aksi penyidik cilik KPK, karnaval antikorupsi yang digalang ICW, sampai dengan kampung antikorupsi yang berisikan stan LSM dan berbagai universitas.

Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan hari ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunggu laporan tertulis dari Satgas Pemberantasan Mafia Hukum tentang klarifikasi bantahan atas pernyataan Gayus Tambunan yang mengatakan ada ‘skenario’ yang dibuat Satgas pada sang mafia pajak tersebut.

Hal itu sesuai dengan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Satgas untuk memberikan klarifikasi ke publik dan media dalam waktu 1×24 jam agar masyarakat bisa mengetahui yang sebenarnya terjadi, serta melaporkan secara tertulis padanya.

“Penjelasan tertulis dari Satgas yang akan disampaikan pada Presiden ditunggu hari ini, karena kemarin instruksinya 1 x 24 jam,” kata Julian dalam jumpa pers di Istana Presiden hari ini.

Namun, jelasnya, dia belum mengetahui pada pukul berada tepatnya Satgas akan menyampaikan laopran tertulis terkait bantahan pernyataan yang telah disampaikan Gayus pada pers seusai pembacaan vonis hukuman atas mafia pajak itu di PN Jaksel.

Julian mengatakan pihaknya memang telah mendengar bahwa Satgas Pemberantasan Mafia Hukum telah menyiapkan laporan tertulis tersebut, dan akan segera menyampaikannya pada Presiden.

Seperti diketahui Satgas telah memberikan klarifikasi bantahannya atas pernyataan Gayus dalam jumpa pers kemarin sore.

Lima bantahan tersebut, Satgas memberantas keras seluruh tuduhan Gayus yang tidak berdasar fakta dan mengaburkan masalah mafia pajak dan mafia peradilan.

Satgas membantah pernyataan Gayus yang menyatakan Satgas menyuruhnya pergi ke Singapura, dan menyatakan Gayus dan kuasa hukumnya Adnan Buyung Nasution lah yang mengungkap masalah tiga perusahaan yang telah menyuap, menyatakan pemilihan Adnan Buyung Nasution yang dikatakan sebagai saran Satgas adalah tidak akurat, dan tidak benar terkait tuduhan ada agen CIA yang dinyatakan Gayus telah direstui salah satu anggota Satgas.(ln)

Kepergian Gayus Tambunan ke luar negeri telah membuat tim pengacaranya terheran-heran. Gayus mengakui bahwa dirinya pergi ke luar negeri, yakni Macau, Kuala Lumpur dan juga Singapura.

“Kami tidak ingin menuduh apa-apa. Tapi, masalah Gayus ke luar negeri ini timing-nya kok tepat sekali sehari sebelum Gayus bacakan pledoi,” kata salah satu pengacara Gayus, Pia Akbar Nasution saat dihubungi VIVAnews.com, Jumat malam 7 Januari 2011.

Meski tim pengacara sudah komitmen tidak akan mengurusi masalah ‘jalan-jalan’ kliennya, tapi Pia tidak bisa menutupi keheranannya. Tim pengacara menyayangkan atensi publik yang tersedot ke masalah jalan-jalan itu.

“Harusnya tetap fokus pada agenda yang lebih besar, yakni membongkar mafia pajak dan hukum,” tegasnya. “Tapi saya tidak bilang kasus Gayus jalan-jalan itu tidak penting.”

Jikapun perjalanan kliennya itu benar, Pia yakin banyak pihak yang seharusnya terseret dan tidak hanya terhenti seperti saat Gayus ke Bali, November 2010.

“Yang kena hanya kepala rutan dan beberapa bawahannya. Padahal kan ini banyak pihak yang terlibat, termasuk imigrasi,” tegasnya.

Gayus, kata dia, tidak mungkin bisa ke Singapura, Macau, dan Kuala Lumpur dengan sendirinya. “Saya harap pengusutan ini tidak berhenti begitu saja seperti kasus ke Bali,” kata dia.

Gayus sendiri mengakui kepergiannya ke luar negeri. Gayus yang tengah berstatus tahanan itu mengaku pergi ke tiga negara. “Yang bersangkutan dari hasil interogasi ada benar memang ke sana, ya ke Macau, KL (Kuala Lumpur), Singapura juga,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Anton Bahrul Alam, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 7 Januari 2011.

Anton mengatakan, Gayus mengaku pergi ke Macau pada 24 September 2010. Namun, Anton mengaku belum mendapatkan informasi tanggal pasti kepergian Gayus ke Singapura dan Kuala Lumpur, Malaysia. Dia menambahkan, kepergian Gayus ke tiga negara itu bersama sang istri, Milana Anggraeni. “[Pergi] Bersama istrinya,” kata dia. (Vivanews.com)

Filed under: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Metal Video Free Download, Death Metal Video, Black Metal Video, Heavy Metal, A-Z - VileMetalVids.com //]]>-->

var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www."); document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E")); var pageTracker = _gat._getTracker("UA-3302257-1"); pageTracker._initData(); pageTracker._trackPageview();
Liputan 6 - Aktual Tajam dan Terpercaya
<!--// -->
<!--// -->

Kontak Kami

Email : redaksi@sctv.co.id atau liputan6@sctv.co.id     Faximile : 021 - 7278 2055,
Telepon : 021 - 2793 5555 Ekstensi 1211 - 1216,
SMS : ketik komentar <spasi> Komentar Anda, Kirim ke 7266
lain-lain : kirim komentar di http://blog.liputan6.com, kirim surat pembaca di http://www.liputan6.com
KOMPAS.com
Minggu, 20 Februari 2011
Selamat Datang   |      |  
<!-- -->
Afrika Barat
Sementara, di Koumassi dekat Abidjan, pasukan pro-Gbagbo juga menembakkan gas air mata kepada para...

KOMPAScom

KompasBola

KompasOtomotif

KompasEntertainment

KompasTekno

Saham & Valas Update : 20/2/2011 02:01
USD
8855.00
DJI
10340.69
EUR
12130.0215
FTSE
6082.99
JPY
106.4431
N300
198.07
AUD
8983.8398
HSI
23595.24
HEADLINE
HEADLINE
SPONSORED CONTENT
1 2 3 4 5 6
Topik Pilihan
KONGRES PSSI
Komite Pemilihan merahasiakan alasan tidak lolosnya Arifin Panigoro dan George Toisutta, serta calon lain, dari proses verifikasi.
FILM HOLLYWOOD MENGHILANG?
Dengan ditariknya film-film Hollywood dari bioskop-bioskop, menurut Tantowi Yahya, ini menjadi satu peluang besar bagi industri...
UBERTWITTER DIBLOKIR
Fitur pemanjang Twitter melalui alamat tmi.me kemungkinan masih bisa digunakan kecuali untuk Direct Message dan akun yang...
KRISIS TIMUR TENGAH
Amnesti tersebut dijanjikan kurang dari sepekan gelombang protes, yang memaksa mantan Presiden Zine al-Abidine Ben Ali lari...
Pilihan Editor
<!---Gate Kaleidoskop 2010
--->
<!--//<![CDATA[ var m3_u = (location.protocol=='https:'?'https://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php':'http://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php'); var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999); if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ','; document.write (""); //]]>-->
<!--//<![CDATA[ var m3_u = (location.protocol=='https:'?'https://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php':'http://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php'); var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999); if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ','; document.write (""); //]]>-->
<!--//<![CDATA[ var m3_u = (location.protocol=='https:'?'https://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php':'http://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php'); var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999); if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ','; document.write (""); //]]>-->
<!---->
<!-- -->
Pilih Surat Kabar Bangka Pos Banjarmasin Post Kompas Pos Kupang Serambi Indonesia Sriwijaya Post Surya Tribun Batam Tribun Jabar Tribun Kaltim Tribun Pekanbaru Tribun Timur Wartakota Pilih Majalah & Tabloid Angkasa Bola Chip Gaya Hidup Sehat Hai Info Komputer Kontan Motor Plus Otomotif Net Nakita National Geographic Nova PC Plus Sinyal Soccer Idea Pilih Penerbit Elex Media Komputindo Gramedia Majalah Gramedia Pustaka Utama Grasindo Kepustakaan Populer Gramedia Gramedia International Pilih Media Elektronik KOMPAS.com Sonora Motion FM Pilih Industri Bentara Budaya Dyandra Promosindo PT Gramedia Printing Group Universitas Media Nusantara Pilih Hotel Amaris Hotel Santika Indonesia The Kayana The Samaya