emeng_bali

Ikon

Just another WordPress.com weblog

Korsel Gelar Rapat Darurat Ekonomi Setelah Serangan Korut


Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak mengadakan pertemuan darurat pada hari Kamis (25/11), untuk mengetahui dampak ekonomi dari serangan artileri oleh Korea Utara, sementara Amerika Serikat meminta China untuk mengendalikan di Pyongyang.
Perbesar Gambar Ini
Ho New / Reuters
Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak (C) mendengarkan Menteri Pertahanan Kim Tae-muda (3 R) selama konferensi desakan keamanan di Gedung Biru Kepresidenan, di Seoul, 23 November 2010.
Berita Terkait

* SBY Sebutkan Tiga Prioritas Utama Pemerintah (Feb 22)
* G20 Akan Atasi Inflasi Pangan (Feb 18)
* Pemerintah Harapkan Peringkat Investment Grade 2011 (Jan 30)

Topik Terkait

* China

Korsel Gelar Rapat Darurat Ekonomi Setelah Serangan Korut

Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak (C) mendengarkan Menteri Pertahanan Kim Tae-muda (3 R) selama konferensi desakan keamanan di Gedung Biru Kepresidenan, di Seoul, 23 November 2010.

Media setempat mengatakan pertemuan keamanan senior dan pejabat ekonomi di Seoul akan membahas cara untuk mencegah ketegangan dengan Korea Utara dari kerugian ekonomi, yang meruapakan ekonomi Asia keempat terbesar, yang menjadi lebih bergantung pada belanja konsumen dalam negeri untuk pertumbuhan karena ekspor mulai kehilangan kekuatan.

Di Amerika Serikat, Laksamana Mike Mullen, Ketua Join Chiefs of Staff, mengatakan Washington sedang bekerja dengan sekutu terkait cara untuk menanggapi serangan, menambahkan: “Ini sangat penting bagi China untuk memimpin.”

“Satu negara yang memiliki pengaruh di Pyongyang adalah China dan karena kepemimpinan mereka benar-benar kritis,” kata Mullen berbicara kepada sebuah acara televisi AS.

* EMAIL CETAK
* UKURAN TEKS:
* SHARE
* RATE:

Korea Utara menghujani peluru artileri pada hari Selasa (23/11), di pulau Yeonpyeong, selatan batas maritim yang dipersengketakan dengan Korea Selatan. Dua warga desa di antara empat warga tewas, pertama kali warga sipil tewas dalam serangan oleh Korea Utara sejak tahun 1987.

Kematian sipil telah menambahkan kemarahan bagi Korea Selatan.

“Tugas terbesar Korea Selatan adalah untuk memeriksa (Korea Utara) dinasti Kim sehingga mereka tidak dapat menyebabkan tragedi, nasional etnis lagi,” kata daily Chosun Ilbo yang berpengaruh, Kamis.

“Namun, Korea Selatan gagal memenuhi tugas lagi kali ini.”

Surat kabar itu juga mengatakan China, sekutu utamanya hanya tertutup terhadap Korea Utara, harus mengambil sikap yang lebih pro-aktif dalam memeriksa Pyongyang.

“Jika China tidak membawa tekanan masyarakat kepada Korea Utara, maka provokasi oleh Korea Utara akan berlanjut. Jika semenanjung Korea berada dalam api, kemakmuran China akan mengguncang dari bawah.”

Pasar global sudah pulih dari serangan hari Selasa, dan pasar saham dibuka di Seoul pada hari Kamis dan melihat kemungkinan untuk kembali ke tingkatnya sebelum serangan. Namun, mata uang won tetap berada di bawah tekanan mengingat kewaspadaan yang berkepanjangan.

Amerika Serikat telah mengirimkan kapal induknya yang dipimpin oleh USS George Washington ke Laut Kuning dari semenanjung Korea untuk mengambil bagian dalam latihan bersama dengan Korea Selatan.

Meskipun Pasukan AS-Korea Selatan mengatakan latihan tersebut telah direncanakan dengan baik sebelum serangan itu, banyak yang mengira langkah itu akan membuat marah Utara dan menggoncang China.

Beijing telah mengatakan sebelumnya, telah melihat ada latihan gabungan AS-Korea Selatan di perairan antara semenanjung Korea dan China sebagai ancaman bagi keamanan dan stabilitas regional.

PERAN KUNCI CHINA

Cina telah lama menyandarkan kepemimpinannya pada Pyongyang, khawatir bahwa runtuhnya Utara bisa membawa ketidakstabilan ke perbatasan itu sendiri. Beijing juga waspada jika Korea bersatu yang akan mendominasi oleh Amerika Serikat, sekutu utama Selatan.

Mullen mengatakan dia yakin serangan itu terkait dengan penggantian kepemimpinan mendatang di Korea Utara.

Secara keseluruhan diduga akibat gagal kesehatan, maka Kim Jong-il mengangkat putranya yang lebih muda sebagai posisi kunci pada bulan September, dimana langkah tersebut sebagai pemimpin berikutnya. Tapi Kim Jong-un tidak memiliki basis dukungan, dan dengan ekonomi dalam kesulitan ada juga militer yang berisiko kuat atau tokoh pemerintah yang bisa memutuskan waktu yang tepat untuk merebut kekuasaan.

Serangan hari Selasa oleh Utara adalah terberat sejak Perang Korea berakhir pada tahun 1953 dan menandai kematian warga sipil pertama dalam serangan sejak pemboman sebuah pesawat Korea Selatan pada tahun 1987.

Ini adalah salah satu dari serangkaian provokasi oleh Pyongyang dalam beberapa tahun terakhir, yang termasuk dua uji coba nuklir, beberapa tes rudal, dan tenggelamnya kapal perang Korea Selatan pada Maret yang menewaskan 46 pelaut.

Korea Utara mengatakan penembakan itu untuk membela diri setelah Seoul menembakkan peluru ke perairan dekat perbatasan maritim yang disengketakan. Kantor berita Korea Utara KCNA mengatakan, Korea Selatan mengendarai semenanjung ke “ambang perang” dengan “provokasi militer yang sembrono” dan dengan menunda bantuan kemanusiaan.

Sebelum komentar publik dari Washington, Kementerian Luar Negeri China telah mendesak kedua Korea untuk tetap “tenang dan menahan diri” dan mengadakan pembicaraan secepat mungkin untuk menghindari peningkatan ketegangan.

“China mengambil insiden ini sangat serius, dan mengekspresikan rasa sakit dan penyesalan atas hilangnya nyawa dan harta benda, dan kami merasa cemas tentang perkembangan,” kata juru bicara Hong Lei.

Korea Selatan, secara teknik angkatan bersenjatanya lebih unggul meskipun sekitar setengah ukuran tentara Utara satu-juta-plus, memperingatkan “pembalasan besar-besaran” jika negara tetangganya itu diserang lagi.

Tapi itu adalah sikap berhati-hati untuk menghindari ancaman pembalasan langsung, yang mungkin memicu eskalasi pertempuran di perbatasan terakhir pada Perang Dingin.
Perbesar Gambar Ini
Ho New / Reuters
Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak (C) mendengarkan Menteri Pertahanan Kim Tae-muda (3 R) selama konferensi desakan keamanan di Gedung Biru Kepresidenan, di Seoul, 23 November 2010.
Berita Terkait

* SBY Sebutkan Tiga Prioritas Utama Pemerintah (Feb 22)
* G20 Akan Atasi Inflasi Pangan (Feb 18)
* Pemerintah Harapkan Peringkat Investment Grade 2011 (Jan 30)

Topik Terkait

* China

* EMAIL CETAK
* UKURAN TEKS:
* SHARE
* RATE:

Berita Terkait:

* Pidato Kenegaraan Obama 2011 (English Text) (Jan 27)
* PBB Bela Ban Ki-moon Atas Kritikan HAM (Jan 26)
* Korsel Segera Ajukan Perundingan Nuklir dengan Korut (Jan 25)
* China Tetapkan Perjanjian Boeing US$ 19 Miliar (Jan 22)
* Transaksi Ekspor AS dan China US$ 45 Miliar (Jan 20)
* Obama: Mata Uang China Undervalued (Jan 20)
* Taufik Hidayat Lolos ke Babak Kedua (Jan 20)

Filed under: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Metal Video Free Download, Death Metal Video, Black Metal Video, Heavy Metal, A-Z - VileMetalVids.com //]]>-->

var gaJsHost = (("https:" == document.location.protocol) ? "https://ssl." : "http://www."); document.write(unescape("%3Cscript src='" + gaJsHost + "google-analytics.com/ga.js' type='text/javascript'%3E%3C/script%3E")); var pageTracker = _gat._getTracker("UA-3302257-1"); pageTracker._initData(); pageTracker._trackPageview();
Liputan 6 - Aktual Tajam dan Terpercaya
<!--// -->
<!--// -->

Kontak Kami

Email : redaksi@sctv.co.id atau liputan6@sctv.co.id     Faximile : 021 - 7278 2055,
Telepon : 021 - 2793 5555 Ekstensi 1211 - 1216,
SMS : ketik komentar <spasi> Komentar Anda, Kirim ke 7266
lain-lain : kirim komentar di http://blog.liputan6.com, kirim surat pembaca di http://www.liputan6.com
KOMPAS.com
Minggu, 20 Februari 2011
Selamat Datang   |      |  
<!-- -->
Afrika Barat
Sementara, di Koumassi dekat Abidjan, pasukan pro-Gbagbo juga menembakkan gas air mata kepada para...

KOMPAScom

KompasBola

KompasOtomotif

KompasEntertainment

KompasTekno

Saham & Valas Update : 20/2/2011 02:01
USD
8855.00
DJI
10340.69
EUR
12130.0215
FTSE
6082.99
JPY
106.4431
N300
198.07
AUD
8983.8398
HSI
23595.24
HEADLINE
HEADLINE
SPONSORED CONTENT
1 2 3 4 5 6
Topik Pilihan
KONGRES PSSI
Komite Pemilihan merahasiakan alasan tidak lolosnya Arifin Panigoro dan George Toisutta, serta calon lain, dari proses verifikasi.
FILM HOLLYWOOD MENGHILANG?
Dengan ditariknya film-film Hollywood dari bioskop-bioskop, menurut Tantowi Yahya, ini menjadi satu peluang besar bagi industri...
UBERTWITTER DIBLOKIR
Fitur pemanjang Twitter melalui alamat tmi.me kemungkinan masih bisa digunakan kecuali untuk Direct Message dan akun yang...
KRISIS TIMUR TENGAH
Amnesti tersebut dijanjikan kurang dari sepekan gelombang protes, yang memaksa mantan Presiden Zine al-Abidine Ben Ali lari...
Pilihan Editor
<!---Gate Kaleidoskop 2010
--->
<!--//<![CDATA[ var m3_u = (location.protocol=='https:'?'https://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php':'http://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php'); var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999); if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ','; document.write (""); //]]>-->
<!--//<![CDATA[ var m3_u = (location.protocol=='https:'?'https://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php':'http://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php'); var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999); if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ','; document.write (""); //]]>-->
<!--//<![CDATA[ var m3_u = (location.protocol=='https:'?'https://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php':'http://ads4.kompasads.com/new2/www/delivery/ajs.php'); var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999); if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ','; document.write (""); //]]>-->
<!---->
<!-- -->
Pilih Surat Kabar Bangka Pos Banjarmasin Post Kompas Pos Kupang Serambi Indonesia Sriwijaya Post Surya Tribun Batam Tribun Jabar Tribun Kaltim Tribun Pekanbaru Tribun Timur Wartakota Pilih Majalah & Tabloid Angkasa Bola Chip Gaya Hidup Sehat Hai Info Komputer Kontan Motor Plus Otomotif Net Nakita National Geographic Nova PC Plus Sinyal Soccer Idea Pilih Penerbit Elex Media Komputindo Gramedia Majalah Gramedia Pustaka Utama Grasindo Kepustakaan Populer Gramedia Gramedia International Pilih Media Elektronik KOMPAS.com Sonora Motion FM Pilih Industri Bentara Budaya Dyandra Promosindo PT Gramedia Printing Group Universitas Media Nusantara Pilih Hotel Amaris Hotel Santika Indonesia The Kayana The Samaya